Retret Bersama Unika dan Atmajaya – Semakin Katolik Semakin Indonesia
Senin, 18 Mei 2015 | 14:58 WIB

Semakin Katolik, Semakin Indonesia. Itulah tema retret bersama yang diselenggarakan oleh Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang dengan Campus Ministry Atmajaya Yogyakarta. Retret ini merupakan kegiatan sinergis antar dua campus ministry yang ada di Keuskupan Agung Semarang. Sekaligus hal ini ditempatkan dalam rangka menyongsong Hari Kebangkitan Nasional.

Retret yang diikuti oleh 41 mahasiswa dari dua universitas ini dilaksanakan di Rumah Retret Wisma Salam Magelang, Jumat-Minggu (8-10/5). Hadir sebagai pendamping atau narasumber Rama FX Sukendar Pr (Vikaris Jendral Keuskupan Agung Semarang), Rama Yohanes Dwi Harsanto Pr (Mantan Ketua Komisi Kepemudaan KWI), Rama Yohanes Gunawan Pr (Kepala Campus Ministry Unika), dan Rama Andreas Setyo Budi Pr (Campus Ministry Atmajaya Yogyakarta).

Pada hari pertama, Rama Gunawan mengajak peserta untuk semakin mengenal dan memahami Gereja dan Bangsa Indonesia. Hal ini menjadi pintu masuk untuk bisa mencintai dan peduli pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada hari kedua, digali keterlibatan orang-orang Katolik dalam konteks nasional, seperti Mgr. Albertus Soegijapranata (1896-1963), Ignatius Joseph Kasimo (1890-1986), Agustinus Adi Sutjipto (1916-1947), Ignatius Slamet Riyadi (1927-1950), dan Yosaphat Sudarso (1925-1962). Peserta diajak berefleksi seandainya Indonesia tidak ada Katolik.

“Beberapa tokoh itu meninggal masih dalam usia muda. Slamet Riyadi dalam usia 23 tahun. Adi Sutjipto meninggal dalam usia 31 tahun. Yos Sudarso dalam usia 37 tahun. Semangat mereka untuk Gereja dan Tanah Air sungguh luar biasa”, tegas Rama Dwi Harsanto.

Dalam permenungan dan sharing kelompok, peserta diajak untuk menggali pengalaman menjadi katolik, bagaimana beriman cerdas, serta cara-cara kreatif apa yang bisa dilakukan untuk mewartakan sukacita di tengah mayoritas.

Pada hari ketiga bagian perutusan, Rama Sukendar membuka wawasan peserta akan grand design Gereja Keuskupan Agung Semarang 20 tahun ke depan. “Kita semua diutus untuk membangun peradaban kasih”, tutur Rama Vikjen KAS.

Peserta sangat antusias dan memandang positif kegiatan retret bersama ini. Rangkaian kegiatan retret ditutup dengan misa yang dipimpin oleh Rama Sukendar, Rama Gunawan, dan Rama Setyo Budi. # CM

Kategori: