Bangga Menjadi Bagian dari Unika
Jumat, 17 April 2015 | 8:27 WIB
marsellina-purnawan

Marcelina Purnawan, wisudawan terbaik Prodi Ilmu Hukum

 

Unika Soegijapranata, begitulah namanya. Terlahir sebagai suatu universitas, Unika Soegijapranata telah menghasilkan sarjana yang berkualitas bagi Nusa dan Bangsa. Kampus yang terletak di kawasan perbukitan ini dikenal memiliki semboyan yang sangat luhur dan menampilkan kekhasan tersendiri bagi para mahasiswanya. “Pro patria et Humanitate, bagi Negara dan sesama”, itulah semboyan yang khas dari Unika Soegijapranata. Kata ini diambil dari bahasa Latin yang tentunya mempunyai sarat makna. Dan team redaksi kronik diberi kesempatan untuk mewawancarai salah satu lulusan terbaik dari Kampus yang terletak di Jl. Pariwiyatan luhur ini.

Namanya adalah Marcelina Purnawan. Lahir tanggal 8 Maret 1992.  Ilmu Hukum, itulah jurusan yang dipilihnya. Ilmu Hukum merupakan pilihan yang tepat bagi dara kelahiran Semarang tersebut karena berhasil mengantarkannya sebagai salah satu Wisudawan terbaik Unika Soegijapranata Semarang.

“Kebijakan hukum pidana tentang Tindak Pidana Perkosaan (Sebuah kajian Perbandingan Pengaturan di Indonesia, Malaysia dan Singapura), begitulah judul skripsi yang dibuat dara yang juga angkatan 2011 tersebut. “Skripsi yang dibuat tersebut berusaha menekankan pada aspek peraturan perundang undangan tentang perkosaan yaitu mengenai perlindungan bagi kaum Wanita, Pria serta adanya perkosaan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga. Pemerintah kurang memberi aspek yang lebih pada kasus perkosaan” tutur wanita yang juga pernah mendapat beasiswa Sandjojo tersebut  ketika ditanya mengenai skripsi. “Alasan dari pemilihan skripsi tersebut dikarenakan kurang tegasnya pemerintah dalam mengatasi kasus perkosaan di tengah tengah masyarakat” lanjut dara yang menyelesaikan bangku Sekolah Menengah Atas di Jakarta tersebut.

“kalo suka dan dukanya ya pasti ada misalnya kalo sukanya karena skripsinya menarik untuk dibahas tapi yang membuat saya menjadi kurang suka yaitu sibuk terus dalam menyelesaikan skripsinya” menurutnya.

Selama di bangku perkuliahan, dara yang berdomisili di Kelurahan Mlatiharjo tersebut pernah menjabat sebagai salah satu anggota BEM di fakultasnya sendiri yaitu melalui Sie penalaran yakni Sie yang aktif dalam bidang yang berhubungan dengan seminar, diskusi ilmiah dll. Sedangkat aktifitasnya diluar kampus yaitu membantu orang tua.

“Di kelas harus memperhatikan dosen, rajin membaca buku yang direkomendasikan oleh Dosen, memahami bahan perkuliahan, rajin kerja tugas serta tidak menyepelekan perkuliahan yang sedang dijalani” lanjutnya saat ditanya mengenai tips tips agar bisa menjadi lulusan terbaik unika”.

“Saya bangga menjadi bagian dari Unika Soegijapranata karena selain ditunjang oleh sistem perkuliahan yang bagus, universitas yang akrab dengan warna ungu tersebut juga sangat baik dalam hal penyediaan fasilitas bagi mahasiswa. (Boli)

 

 

Kategori: