Metode Pembelajaran Anak Balita Melalui Animasi
Senin, 20 April 2015 | 13:40 WIB

 

gibran

Gibran Rio Anindito, wisudawan terbaik Prodi Desain Komunikasi Visual

Dapat menamatkan diri dari salah satu tingkat pendidikan merupakan impian dari setiap orang yang sedang menempuh pendidikan. Terkadang butuh perjuangan ekstra keras agar impian itu terwujud dengan sempurna. Unika, Kampus yang terletak di jalan pariwiyatan luhur ini, sekali lagi melahirkan para generasi muda yang bertalenta bagi masyarakat.

Namanya adalah Gibran Rio Anindito. Ia merupakan lulusan dari SMA N 3 Semarang. Setelah menamatkan diri dari sekolah milik pemerintah tersebut, pria yang juga pernah menjadi juara lomba komik Jateng tersebut melanjutkan pendidikan di Unika Soegijapranata Semarang. Progdi Desain Komunikasi Visual merupakan jurusan yang dipilihnya. DKV merupakan pilihan yang tepat buat pria yang akrab disapa dengan Gibran ini hingga mengantarkannya menjadi salah satu wisudawan terbaik.

“Perancangan Komunikasi Visual penunjang pembentukan Karakter Anak usia balita melalui media Animasi Interaktif”, demikianlah judul skripsi yang dibuatnya. “di dalam  proyek akhir tersebut, saya berusaha menjelaskan beragam sarana edukasi melalui animasi. Trus, alasan dari pembuatan karya saya adalah karena di Indonesia saya jarang menemui pembelajaran yang cocok untuk usia anak-anak. Saya cenderung melihat adanya adegan pada animasi anak-anak yang tidak sesuai dengan usia seperti adegan perkelahian yang sangat tidak cocok bagi kalangan anak-anak” tutur pria angkatan 2010 tersebut ketika ditanya tentang proyek akhir.

Selama menjalani pengerjaan proyek akhir, banyak kendala yang menghalangi pria yang berdomisili di semarang tersebut, salah satunya adalah kurangnya waktu dan berbagai pertanyaan dari dosen yang muncul saat pengerjaan skripsi tetapi ada juga sukanya yaitu ilmu makin nambah tutur pria yang akrab disapa Gibran. Untuk skripsinya tersebut, ia juga menambahkan bahwa proyek akhir-nya akan lebih efektif jika dijalankan melalui Smartphone karena anak-anak lebih menyukai aspek teknologi.

Selama menjalani masa perkuliahan di Unika Soegijapranata ia aktif di Panitia-panitia seperti pernah menjabat sebagai ketua Himpunan Mahasiswa DKV dan aktif di berbagai panitia-panitia fakultas. Saran saya untuk Unika adalah agar Unika lebih menunjukkan diri karena masih banyak potensi yang masih dimiliki oleh kampus ungu tersebut dalam mengembangkan Universitas kea rah yang lebih baik. (Boli)

 

Kategori: