Tuhan Membuka Mata Saya di Arsitektur
Senin, 20 April 2015 | 15:45 WIB
Dyah Puspa Ayu - Kronik

Dyah Puspa Ayu, Wisudawan Terbaik Prodi Arsitektur

Dyah Puspa Ayu (10.11.0109), “saya luar biasa senang kuliah di Unika Soegijapranata” ungkapnya. “Saya mendapatkan banyak hal selama kuliah, apalagi khususnya di FAD / Arsitektur, dari teman sampai materi yang diberikan selama kuliah. Kalau boleh jujur, saya dulu tidak berniat untuk mengambil fakultas yang membuat saya sekarang lulus dan menjadi sarjana muda sekarang ini. Tapi jalan Tuhan berkata lain untuk masa depan saya, singkat cerita saya memutuskan untuk mengambil arsitektur, yang notabene diluar dugaan semua orang yang mengenal saya. Well, mata saya dibukakan oleh Yang Maha Kuasa dan diberitahu bahwa disinilah dunia saya yang sebenarnya, selama kuliah saya enjoy dan bahkan sangat menikmati dan menemukan teman, kawan serta partner buat kerja yang baik dan sangat welcome. Bukan hanya teman, dosen-dosen pun ikut andil ketika saya memulai membuka mata bahwa dunia arsitektur sangat luar biasa sehingga membuat dan memacu saya untuk selalu berkarya ditiap semesternya hingga sekarang” tambahnya.

“Kita hidup di generasi dimana tinggal ‘klik’ dan semua informasi yang kita butuhkan langsung ketemu, jangan pernah malu untuk bertanya walaupun pertanyaan itu sederhana entah itu bertanya pada dosen, teman, bapak, ibu, terkadang dari orang yang tak terduga jawaban selalu ditemukan, makanya jangan malu buat bertanya. Dan selalu menyerahkan sesuatunya kepada Tuhan, sederhana tapi kebanyakan orang melupakan hal ini, karena ini poin yang paling penting sebenarnya. Hmm.. satu hal yang jangan lupa yaitu “jangan sampai kuliah membuat acara main kendor bahkan keter” kenapa? Karena dari main kita dapat menemukan sesuatu, kalau saya (mahasiswa arsitek) dapat menemukan desain baru, material baru bahkan lagi-lagi yang tak terduga selalu muncul yang dapat menjadi inspirasi saya. Selain itu juga membuat interaksi sosial berkembang. Kalau dari saya jangan pernah lupakan bersyukur, berjuang, belajar, bertanya, berdoa dan bermain alias dolan” ungkapnya lagi. (MBR)

Kategori: