“Don’t be afraid, just believe”
Senin, 20 April 2015 | 13:50 WIB
Photina Semira Suntoro

Photina Semira Suntoro, Wisudawan Terbaik Prodi Manajemen

Wisudawan terbaik pada periode April 2015 ini bernama lengkap Photina Semira Suntoro telah berhasil menyelesiakan masa studinya di bangku perkuliahan.

Gadis yang akrab dipanggil Photina ini menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada Program Studi Manajemen dengan IPK 3,90. Tidak hanya memperoleh IPK yang baik, perempuan kelahiran Tegal 6 Oktober 1993 ini juga aktif dibeberapa kegiatan organisasi seperti himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen periode 2012/2013 dan 2013/2014 dan Indonesia Marketing Association (IMA) periode 2013/2014. Tidak hanya dikampus saja ia aktif tetapi juga di luar organisasi kampus seperti kegiatan anak muda (Army of God) GMS ToV Semarang.

Dengan judul skripsi “Pengujian Efisiensi Pasar Bentuk Setengah Kuat di Bursa Efek Indonesia: Peristiwa May Day” telah membawa anak dari pasangan Soentoro Soetikno dan Roesaniati Anton Kristantijo telah menghantarkannya untuk menyelesaikan jenjang S1. Skripsi yang diangkat ini menjelaskan bahwa penelitian ini hendak menguji efisiensi pasar modal Indonesia dalam bentuk setengah kuat terkait dengan peristiwa May Day, dengan harapan May Day dapat menjadi salah satu alternatif strategi investasi apabila pasar modal Indonesia terbukti tidak efisien terkait dengan peristiwa tersebut ungkap perempuan yang memiliki hobby nonton film dan kuliner ini.

Perempuan yang merupakan alumni SMA Pius Tegal ini bercerita mengenai pengalaman yang yang tidak dapat terlupakan saat berkuliah di Unika ialah pengalaman berorganisasi, dimana ia dapat bertemu dan bekerjasama dengan banyak orang baru.

Sedangkan suka dan duka yang ia rasakan saat kuliah adalah tugas yang banyak apalagi ketika sudah mahasiswa tingkat atas, tetapi untungnya masih banyak teman-teman yang senasib sehingga bisa saling support satu sama lain.

Beda hal ketika saat proses penulisan skripsi suka dan duka yang dirasakan adalah harus mengebut dan lembur untuk mengejar deadline skripsi, untungnya mendapat dosen pembimbing yang sabar dan mudah ditemui. “Don’t be afraid, just believe” adalah motto hidup yang selalu ia pegang sehingga tidak heran jika saat ini ia sudah bekerja di Jakarta. Dan saat ini rencana kedepannya yang ingin dicapai adalah bekerja dan membangun karir sehingga dapat membuat orangtuanya bangga. (Molly)

 

Kategori: