385 Mahasiswa Unika Soegijapranata Jalani KKU
Rabu, 8 April 2015 | 7:51 WIB

Rektor (kanan) bersama Walikota Semarang saat mengenakan jaket almamater pada peserta KKU Unika. (Foto sugeng irianto)

SEMARANG – Sebanyak 385 mahasiswa semester akhir Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang diterjunkan ke sejumlah wilayah di Kota Semarang guna menjalani Kuliah Kerja Usaha (KKU) mendampingi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah tersebut. Para mahasiswa dilepas Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Rektor Unika Prof Dr Y Budi Widianarko MSc di lapangan basket kampus setempat.

Walikota Semarang berharap peserta KKU bisa mengaplikasikan ilmunya untuk pengembangan UMKM di kota Semarang. Diharapkan pula mahasiswa mau belajar dari kehidupan sosial budaya masyarakat untuk mendukung keberhasilan program-program KKU mereka.
“Pertandingan sesungguhnya mahasiswa adalah saat mulai memasuki dunia kerja sedang dunia pendidikan adalah sasaran antara. Sehingga sangat pas saat masa transisi menjelang kelulusan ini mahasiswa menjalani KKU” ujar Walikota.

Rektor Unika Soegijapranata Semarang Prof Dr Ir Y Budi Widianarko MSc menyatakan perguruan tinggi (PT) di Jateng beruntung karena tidak pernah menghapus KKN atau sejenisnya (seperti KKU), sedangkan sejumlah PT di propinsi lain ada yang beberapa tahun lalu menghapus program KKN. Padahal KKN saat ini justru banyak dikagumi dunia internasional karena dianggap sebagai kepedulian warga kampus ke masyarakat atau dianggap service learning yang peduli rakyat kebanyakan. Banyak PT luar negeri yang ingin mengirimkan mahasiswanya ke Unika maupun PT-PT lain minta untuk bisa ikut KKN atau sejenisnya di desa-desa bersama mahasiswa Indonesia.

Sementara itu Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata Prof Dr Andreas Lako menyatakan 385 mahasiswa KKU ditempatkan di wilayah Gunungpati, Kemijen, Sambiroto, dan Bongsari. Penerjunan mereka sebagai komitmen Unika untuk memberdayakan dan memajukan UMKM di kota Semarang secara berkelanjutan dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut menurut Prof Andreas Lako, setelah mengikuti KKU diharapkan mahasiswa makin memahami seluk beluk UMKM serta strategi untuk memajukan UMKM dari beragam perspektif pendekatan. Juga diharapkan lewat KKU bisa meningkatkan jiwa wirausaha mahasiswa sekaligus memberi keuntungan UMKM dalam mengelola dan mengembangkan usaha yang digelutinya. (Sgi)

sumber : http://krjogja.com/read/254605/385-mahasiswa-unika-soegijapranata-jalani-kku.kr

Kategori: