Hasil Penelitian PT Sebaiknya Disebarluaskan
Senin, 23 Februari 2015 | 11:17 WIB

Rektor Unika (kiri) saat menerima kunjungan Pemred KR (tengah). (Foto sugeng irianto)

SEMARANG (KRjogja.com)– Hasil penelitian para dosen dan peneliti di perguruan tinggi (PT) sering berakhir “hanya” pada jurnal-jurnal ilmiah terbatas yang tidak banyak diketahui masyarakat luas, atau lebih buruk lagi sering hanya numpuk di rak-rak perpustakan dan gedung lembaga penelitian. Alangkan bermanfaatnya kalau hasil mereka selain untuk jurnal ilmiah dan kredit poin kenaikan pangkat, juga disebarluaskan lewat berbagai media massa umum yang ada.
Hal tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi (Pemred) SKH Kedaulatan Rakyat Drs Octo Lampito MPd didampingi Kepala Biro Semarang Isdiyanto SIP saat silaturahmi ke Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang di kampus Jalan Bendan, Semarang. Menurut Pemred KR, lewat media massa (selain ke jurnal ilmiah) maka temuan, inovasi dan hasil penelitian dari PT semakin cepat tersebar dan bisa dimanfaatkan secara cepat dan maksimal oleh masyarakat umum.
Rektor Unika Soegijapranata Semarang Prof Dr Ir Y Budi Widianarko MSc menyambut baik kunjungan silaturahmi Pemred KR beserta sejumlah wartawan Biro Semarang ke kampus yang dipimpinnya. Dia berjanji akan menyampaikan tawaran penyebaran informasi hasil penelitian kampus ke media massa kepada para dosen Unika terutama pada sekitar 50 dosen bergelar doktor (S-3) dari berbagai disiplin ilmu yang tergabung pada kelompok Forum Doktor Unika Soegijapranata.
“Koran KR mempunyai moto atau tagline migunani tumraping liyan, maka Unika Soegijapranata memiliki tagline yang serupa yaitu bakat untuk tanah air dan kemanusiaa (Talenta pro patria et humanitate). Sama-sama berbakti pada “liyan” atau kemanusiaan” ujar Prof Budi Widianarko yang juga guru besar bidang teknologi pangan ini.
Pada kesempatan itu pula Prof Budi Widianarko menyampaikan Unika menjalankan kerjasama networking dengan berbagai perguruan tinggi baik dalam dan luar negeri. Juga memiliki sejumlah program internasional termasuk program Indonesian Traditional Herbal Medicine (non degree). Program ini sangat diminati mahasiswa dan masyarakat dari berbagai negara. (Sgi)

sumber : http://krjogja.com/read/249402/hasil-penelitian-pt-sebaiknya-disebarluaskan.kr

Kategori: