Perlu Pengembangan Bisnis Ramah Lingkungan
Rabu, 19 November 2014 | 7:57 WIB

Penelitian UKM Batik di Unika

SEMARANG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unika Soegijapranata, baru-baru ini menyelenggarakan diskusi ’’Pengembangan Green Business untuk Perusahaan Batik sebagai Pembawa Tradisi Budaya Indonesia’’. Diskusi ini terkait dengan diseminasi hasil penelitian yang dilakukan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr Wijanto Hadipuro SE MT, Berta Bekti Retnawati SE MSi, dan Dr Elizabeth Lucky Maretha Sitinjak. Wakil Rektor IV Unika Soegijapranata Bidang Kerja Sama, Dr Marcella Elwina Simandjuntak MS mengatakan, penelitian ini didanai DP2M Dikti melalui skema Hibah Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi. Permintaan Pasar Selain ketua peneliti, diskusi ini juga menghadirkan Widhi Arso, aktivis dan pelaku industri batik Laweyan Solo dan Bima Kartika SH MM, kabid Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah. ’’Salah satu hasil yang dapat ditindaklanjuti dari diskusi ini adalah perlunya pengembangan bisnis yang ramah lingkungan bagi industri batik, agar dapat berdaya saing global dan dapat memenuhi permintaan konsumen dari mancanegara,’’ katanya. Dua faktor yang menentukan yang dapat membuat industri batik menjadi ramah lingkungan, menurut pembicara adalah permintaan pasar global dan perubahan perilaku pelaku industri batik. Perusahaan batik yang telah menerapkan manajemen lingkungan hidup yang baik. (D9-91)

Kategori: