Gali Potensi Ubi-Ubian
Senin, 24 November 2014 | 8:04 WIB

Dari Brownies sampai Pizza
SEMARANG – Pasokan bahan pangan di Indonesia semakin lama akan berkurang. Itu membuat siapa pun harus berinovasi mencari pangan alternatif.

Selama ini, ubi-ubian atau sejenis ketela menjadi pilihan, namun masih banyak yang belum mengetahui bahan tersebut menjadi makanan modern. Lewat lomba Inovasi Pangan yang diselenggarakan dalam rangkaian acara Pameran Teknologi Industri, potensi tersebut digali. Retno Wahyu, penanggung jawab acara mengatakan, ubi-ubian mempunyai manfaat yang jauh lebih baik ketimbang bahan yang lain.
”Banyak yang belum tahu manfaat dari ubi-ubian. Selama ini, masyarakat masih bergantung pada beras dan gandum untuk diolah menjadi makanan pokok. Padahal ubi juga makanan pokok,” katanya,
kemarin. Retno berharap, dengan lomba Inovasi Pangan tersebut, masyarakat dapat mengetahui cara mengolah ubi tidak hanya sebagai makanan tradisional, melainkan menjadikan makan modern seperti, brownies, burger, pizza, dan lain sebagainya. Menurut Retno, jika masyarakat tidak segera berinovasi dengan kondisi yang ada, Indonesia akan tertinggal jauh saat pasar bebas dibuka.
Menjadi Andalan ”Saat ini anak-anak muda banyak yang makan burger atau pizza dengan bahan gandum produk luar negeri. Kalau Indonesia tidak membuat produk sendiri sesuai dengan bahan yang ada, ya akan tertinggal jauh,” ujarnya.
Dia berharap, inovasi-inovasi di dunia pangan semakin bermunculan, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu, produk-produk yang tercipta diharapkan dapat menjadi andalan kuliner dikemudian hari. Lomba dimenangkan oleh Sujiyati, dengan karyanya schotel ubi. Posisi kedua diraih oleh Sri Widiawati, dengan karya cassava burger. Juara ketiga Sri Nuryani, dengan getuk goreng seafood.
Pemenang terpilih karena memenuhi empat kriteria yang menjadi penilaian juri dari Unika Soegijapranata. Yakni tata saji, cara pengolahan, kandungan dari bahan yang digunakan, dan cita rasa. Selain itu fokus penilaian ditetapkan pada karya yang dapat dijadikan pengganti nasi atau makanan pokok. (zul-43)

Kategori: