Semangat 100% Katolik, 100% Indonesia dalam Ziarah Unika Soegijapranata
Jumat, 13 Juni 2014 | 12:32 WIB

Mgr. Soegijapranata mewariskan semangat 100% Katolik 100% Indonesia. Keluarga besar Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang mewujudkan semangat itu dengan mengadakan acara ziarah universitas. Pada tahun 2014 ini, ziarah dilaksanakan di Gua Maria Lourdes, Puhsarang Kediri dan ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar.

Dua bis besar mengantar rombongan dosen, karyawan dan mahasiswa Unika berziarah ke kedua tempat itu pada 29-30 Mei 2014, yang bertepatan dengan hari raya kenaikan Tuhan Yesus ke surga. Beberapa orang dari anggota keluarga juga ikut terlibat dalam acara ziarah itu.

Kegiatan ziarah universitas ini menjadi bagian kegiatan reksa pastoral kampus yang ditangani Campus Ministry. “Ini salah satu kegiatan rohani tahunan untuk para dosen dan tenaga adminstratif. Sekaligus untuk bersyukur kepada Tuhan dari segenap civitas akademika Unika”, tutur Sr Gabriella, Sekretaris Campus Ministry.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh akhirnya rombongan tiba dengan selamat di Kediri. Setelah istirahat sebentar, para peziarah melanjutkan dengan ibadat Jalan Salib per kelompok. Masing-masing kelompok memikul sebuah salib besar secara bergiliran dan sukarela. Kemudian doa Rosario bersama di depan Gua Maria pada malam sampai dini hari. Selanjutnya para peziarah menggunakan waktunya untuk berdoa secara pribadi.

Pada keesokan harinya Jumat, 30 Mei 2014 puncak acara ziarah di Gua Maria  ditutup dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin Rama Yohanes Gunawan Pr, sebagai Rama pendamping sekaligus Kepala Campus Ministry. Dalam homilinya, Rama Gunawan mengajak para peziarah untuk merenungkan bagaimana meneladani Maria dalam cinta dan kesetiaan.

“Tuhan memberikan air mata kepada seorang wanita agar ia dapat mencurahkan perasaannya. Kapan pun ia inginkan. Air mata ini adalah air mata kehidupan. Itulah yang membuat Maria tegar dan setia menjadi Bunda Yesus”, ungkap Rama Gun.

Dari Puhsarang, rombongan berziarah ke makam Presiden Soekarno di Blitar. Perjalanan dari Kediri sekitar 2,5 jam. Di sana berdoa secara pribadi di makam sang proklamator dan membeli souvenir di sekitarnya.

Bertepatan dengan tahun politik, suasana ziarah tahun ini yang juga memberi warna tersendiri bagi Unika karena menghidupi semangat Mgr. Alb. Soegijapranata, 100 % Katolik dan 100 % Indonesia. Ziarah di Gua Maria dan Makam Bung Karno ini menjadi usaha keluarga besar Unika Soegijapranata untuk menghayati nilai dan semangat tadi. Mgr. Soegija dan Bung Karno adalah sahabat karib di masa perjuangan. “Kami bersyukur semua peserta menjalani ziarah ini dengan sepenuh hati”, ujar Bapak Al. Sunardi sebagai ketua panitia ziarah. # Sr. Ella, CM

 

Kategori: ,